Bunga Pinjaman Bank BRI KPR, KUR dan Mikro 2022

Suku Bunga Pinjaman Bank BRI – Apa itu Bunga dalam dunia perbankan ? Bunga merupakan imbal jasa atas pinjaman uang atau Imbal jasa cipal. sedangkan suku bunga merupakan persentase dari pokok utang yang dibayarkan sebagai imbal jasa ( bunga ) dalam suatu periode tertentu. Suku bunga diterapkan dalam seluruh kegiatan perbankan, kecuali perbankan yang menerapkan sistem syariah. Sebab bunga dalam hukum syariat Islam merupakan riba. Riba dalam islam dilarang atau haram dilaksanakan dalam kegiatan utang-piutang dan bisnis. Bagi kalian yang menghindari riba silakan pilih perbankan syariah, tetapi bila tetap memilih perbankan konvensional. Kalian bisa memilih pinjaman dengan suku bunga paling rendah, salah satunya adalah Bank Rakyat Indonesia, BRI.

BUNGA Pinjaman BRI kur kpr mikro

Suku Bunga Pinjaman Bank BRI Terbaru yang berlaku saat ini relatif kecil pada aneka produk pinjamannya. Anda bisa mendapatkan pinjaman baik tanpa (Kredit tanpa Agunan, KTA) maupun menggunakan agunan seperti sertifikat rumah, SK PNS, BPKB dll dengan mudah. Anda juga bisa memilih produk sesuai dengan keinginan anda. Sebab BRI memberikan pilihan nominal besaran pinjaman yang menyesuaikan latar belakang nasabahnya melalui produk produknya.

Suku Bunga Pinjaman BRI berdasarkan Segmen Pasar

Produk Pinjaman BRI meliputi Kredit Usaha Rakyat, KUR, Pinjaman Mikro atau KUPEDES, Pinjaman ritel dan Menengah dan Pinjaman Progam. KUR memiliki  3 jenis, yakni kredit mikro, kredit ritel dan kredit TKI, sedangkan Pinjaman ritel dan menengah adalah pinjaman khusus kalangan menengah keatas yang terdiri atas  kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit waralaba. Semua produk pinjman tersebut terdapat beberapa perbedaan, dimana masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri,termasuk dalam besarnya suku bunga yang dterapkan. Lebih jelasnya, bisa kalian lihat besaran suku bunga kredit BRI pada tabel dibawah ini :

Kredit KorporasiKredit RitelKredit MikroKPRNon KPR
8,00%8,25%14%7,25%8,75%

Dari data tabel diatas, suku bunga dibagi atas dasar segmen bisnis, yakni korporasi, ritel dan mikro serta konsumsi (Kredit Pemilikan Rumah, KPR atau Non KPR). Selain dari segmen bisnis, belum tentu setiap nasabah memiliki suku bunga yang sama. Bank juga memperhitungkan komposisi resiko dan penIlaian bank terhadap nasabah masing masing.

Jumlah plafon, angsuran pada setiap produk pinjaman BRI juga berbeda beda. Misal bunga pinjaman KUR 100 juta, berbeda dengan bunga 20 juta, 30 juta, 50 juta. Beda produk misal di KPR juga berbeda. Namun yang menjadi patokan tetap Suku Bunga dasar kredit BRI diatas. Tidak jauh berbeda.

Lebih jelas, silakan hitung sendiri : Cara menghitung bunga pinjaman bank

Penjelasan

Kredit korporasi adalah pinjaman berjangka waktu (kredit) yang diperuntukkan bagi perusahaan-perusahaan/dunia usaha skala besar (korporasi) dalam nominal/jumlah sangat besar (pada umumnya kredit ini dalam satuan milyar rupiah).

Kredit ritel adalah pinjaman berjangka waktu untuk perusahaan-perusahaan skala kecil, menengah, usaha mikro, dan sektor usaha nonformal. Pada umumnya nominal pinjaman dalam deret angka jutaan sampai ratusan juta rupiah).

Pembiayan mikro adalah pinjaman dalam jumlah kecil dengan tujuan mereka bisa berwirausaha. Kredit mikro ditujukan untuk orang yang tidak memiliki jaminan, pekerjaan tetap, dan riwayat kredit yang terpercaya, serta tidak mampu untuk memperoleh kredit biasa.

konsumsi adalah kredit yang diperuntukan bagi nasabah untuk pembelian barang konsumtif seperti benda bergerak (kendaraan) maupun tidak bergerak (rumah, apartemen,dll). Terbagi menjadi 2 yakni
Kredit Pemilikan Rumah, KPR atau Non KPR.

Khusus kredit ritel yang meliputi KUR dalam produk BRI pada tahun 2017, pemerintah memerintah perbankan menurunkan suku bunga dasar mereka yang masih diangka 7% menjadi 6%. Penerapan bunga 7% mulai berlaku perlahan di Indonesia pada pertengahan tahun 2020, dan akan menyeluruh ke seluruh Bank nasional, termasuk BRI.

Penunggu senja yang sesekali ngopi untuk teman membaca.

You May Also Like